dan Elfrida masih pengen pelayanan dalam bidang musik khususnya pelayanan.
Setelah kejadian itu, Elfrida terpaksa turun dengan cara merangkak, cz tangan kanan Elfrida sudah gak kuat lagi buat pegangan akar2. Dan Puji Tuhan, akhirnya Elfrida pun sampai di air 3 rasa dengan selamat.
Sesampai Elfrida di air 3 rasa, Elfrida dengan temen2 Elfrida, langsung wisata kuliner lagi, cz udah laper banget perut e. He he he he. Dan setelah semuanya sudah selesai, akhirnya Elfrida dan teman2 turun menuju terminal Colo. Sebelum sampai di Terminal, kami mampir dulu di air terjun monthel buat istirahat dan refreshing sebentar. Dan akhirnya setelah puas, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Terminal. Namun sebelum sampai di Terminal, Elfrida beli Pari Jotho, titipan Pak Luluk (temen kuliahnya Elfrida) buat istrinya yang sedang hamil. Karena Elfrida tidak terbiasa tawar menawar, akhirnya Elfrida minta tolong ma mas Hana (mas Uban), buat nawarin. (Thanks ya mas) ![]()
Akhirnya, sampai juga di terminal. Dan akhirnya pulang deh.
Wah sungguh pengalaman muncak yang sangat menyenangkan, ini merupakan muncak Elfrida yang ke 3, setelah di Argo Puro Lasem, dan Termulus. Dan dari hal ini Elfrida dapat merasakan dan mensyukuri ciptaan Tuhan.
God Bless You.
Kisah di Argo Piloso bagian III
Kamis, 5 Juni 2008 oleh Elfrida

Yess! Dadi tulisane Elfrida soal muncak wis beres. Kari ngenteni Pras. Lha kapan blog-e diupdate?
[...] Kisah di Argo Piloso bagian III [...]
Ohhh, waktu turun trus macet total itu gara gara itu yach. pantes…….